Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup yang Benar Dan Tepat

Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup yang Benar Dan Tepat

ayolike.com – Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup Beli di Fotocopy ini mungkin akan berguna untuk Anda yang tidak mau menulis manual atau menggunakan bantuan aplikasi dalam membuat daftar riwayat hidup untuk melamar pekerjaan.

Untuk membuat daftar riwayat hidup jika Anda tidak ingin menulis manual maka Anda bisa membelinya di tempat fotocopy. Daftar riwayat hidup dari tempat fotocopy ini memiliki format yang rapi dan kita hanya tinggal mengisinya saja dengan data diri masing-masing.

Bila Anda tidak bisa memberikan hasil yang bagus atau terbaca dengan baik dari tulisan tangan untuk membuat daftar riwayat hidup maka sebaiknya Anda menggunakan daftar riwayat hidup dari tempat fotocopy-an. Daftar riwayat hidup dari fotocopy-an ini diperbolehkan untuk melamar pekerjaan.

Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup Hasil Beli di Tempat Fotocopy

Jika Anda belum bisa atau belum mengetahui cara mengisi daftar hidup hasil dari beli di tempat fotocopy maka pada kesempatan kali ini kami ingin memberikan sedikit panduan kepada Anda supaya bisa mengisi daftar riwayat hidup tersebut dengan benar.

Umumnya daftar riwayat hidup dari fotocopy-an itu terdapat 3 bagian yang perlu Anda isi. Dan kami ingin membahas dari masing-masing bagian tersebut.

Fotocopy

Bagian Identitas Diri

Mengisi Data Diri di Daftar Riwayat Hidup

Anda perlu mengisi beberapa informasi data diri seperti Nama Lengkap, Umur, Tempat/ Tanggal Lahir, Bangsa, dan Alamat Tempat Tinggal Sekarang secara manual dengan menggunakan pulpen berwarna hitam.

Contoh Pengisian Data Diri Daftar Riwayat Hidup

Silahkan simak contoh pengisian data diri pada daftar riwayat hidup di bawah :

  • Nama : Adika Frisky
  • Umur : 20 Tahun
  • Tempat /Tgl. lahir : Klaten / 20 Februari 2020
  • Agama : Islam
  • Bangsa : Indonesia
  • Tempat tinggal sekarang : Dk Mawar RT 01/RW02 Ds Melati Kec Bunga Kab Pohon

Semua data usahakan Anda tulis secara lengkap dan benar.

Bagian Pendidikan

Mengisi Pendidikan di Daftar Riwayat Hidup

Pada bagian pendidikan Anda perlu mengisi riwayat pendidikan yang pernah Anda ikuti, sebaiknya yang Anda cantumkan adalah pendidikan yang sudah berijazah. Ingat! coret saja bagian yang tidak perlu.

Contoh Cara Mengisi Pendidikan pada Daftar Riwayat Hidup

1. Tamatan MI Muhammadiyah Basin Kebonarum Klaten Tahun 2007 berijazah / tidak

2. Tamatan SMP Negeri 7 Klaten Tahun 2010 berijazah / tidak

3. Tamatan SMK Petrus Kanisius Klaten Tahun 2013 berijazah / tidak

Nah jika Anda berpendidikan sampai D3 atau Sarjana maka jangan lupa juga untuk menuliskan pendidikan terakhir Anda tersebut.

Baca Juga : cv lamaran kerja tulis tangan yang benar

Bagian Pengalaman Kerja

Cara Mengisi Pengalaman Kerja di Daftar Riwayat Hidup Fotocopy

Untuk Anda yang belum mempunyai pengalaman pekerjaan dengan bukti surat paklaring sebaiknya lewati saja bagian ini. Akan tetapi kalau Anda sudah mempunyai pengalaman kerja maka Anda wajib mencantumkan pengalaman tersebut untuk mendapatkan nilai lebih pada daftar riwayat Anda.

Contoh Cara Mengisi Pengalaman Kerja di Daftar Riwayat Hidup

1. Dari tahun 2013 Agustus s/d tahun 2014 Agustus Sebagai Operator Produksi di Perusahaan A

Baca Juga  Rekomendasi usaha Berjualan Dengan Modal 750 ribu

2. Dari Tahun 2015 Februari s/d tahun 2016 November Sebagai Quality Control di Perusahaan B

Dalam menuliskan pengalaman pekerjaan yang terpenting adalah Anda mengisi bagian waktu, posisi, dan juga nama perusahaan.

Lalu pada bagian terakhir Anda perlu mengisi bagian tanggal dan dimana daftar riwayat hidup ini Anda buat. Serta jangan lupa juga untuk mencantumkan tanda tangan dengan nama terang.

Nah itulah Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup Beli di Fotocopy yang bisa Anda pelajari. Kami yakin Anda bisa membuat daftar riwayat hidup yang lebih baik dari contoh yang kami telah kami berikan ini.

Contoh Daftar Riwayat Hidup Lengkap Disertai Contoh Cetak Dan Tulis Tangan

Berikut ini akan dipaparkan mengenai pengertian, unsur, dan contoh daftar riwayat hidup. Agar ketika melamar pekerjaan, kamu dilirik serta masuk ke tahap selanjutnya!

Secara pengertian, daftar riwayat hidup adalah sebuah berkas atau formulir yang berisi data diri.

Berkas atau formulir ini digunakan untuk berbagai kegunaan…

Seperti syarat mengikuti organisasi, dan umum dipakai sebagai persyaratan penting melamar pekerjaan.

Masyarakat luas mengenal riwayat hidup dengan padanan Curriculum Vitae (CV).

Namun, Curriculum Vitae sendiri berasal dari bahasa Latin yang mempunyai arti perjalanan hidup.

Secara makna tak ada perbedaan, baik riwayat hidup dan CV, sama-sama berisikan data pribadi dan gambaran diri seseorang.

Dewasa ini, daftar riwayat hidup kerap dibuat dalam bentuk digital, cetak, bahkan masih ada yang melalui media tulis tangan.

Walau terkesan kuno dan ketinggalan zaman, ternyata, penggunaan riwayat hidup dengan bentuk tulis tangan masih dibutuhkan.

Beberapa perusahaan memiliki aturan bahwa pelamar kerja harus mencantumkan riwayat hidup mereka lewat tulis tangan.

Cara membuatnya juga mudah, ko.

Nah, jika kamu bingung dan baru pertama kali akan membuatnya, berikut ini akan dipaparkan mengenai contoh riwayat hidup tulis tangan.

Yuk, simak sampai selesai!

Contoh Daftar Riwayat Hidup Disertai Unsur-Unsurnya

contoh daftar riwayat hidup

Sebelum beranjak ke contoh riwayat hidup, kamu perlu mengenal beberapa unsur di dalamnya.

Unsur ini perlu diketahui dan dipahami supaya tidak keliru dan ditulis secara runut.

Unsur-unsur riwayat hidup itu, antara lain:

1. Data Diri

Hal pertama yang dicantumkan dalam daftar riwayat hidup ada data diri.

Data diri ini berisi:

  • Nama lengkap;
  • Tempat tanggal lahir;
  • Alamat;
  • Umur;
  • Agama;
  • Status;
  • Jenis kelamin;
  • Surat elektronik atau email;
  • dan nomor telepon genggam.

Tulis dengan jelas dan lengkap agar perusahaan dengan mudah dapat mengenal dan menghubungi kamu.

2. Riwayat Pendidikan

Unsur daftar riwayat hidupa berikutnya tak kalah penting, yaitu berisi riwayat pendidikan.

Tulisan riwayat pendidikan dari jenjang paling rendah ke paling tinggi.

Jangan lupa, cantumkan tahun masuk dan tahun lulus, pada setiap jenjang pendidikan.

Baca Juga  Rekomendasi usaha Menjual Dengan Modal 5 juta

3. Pengalaman Bekerja

Kemudian pengalaman kerja, hal ini cukup vital dan boleh dibilang akan menjadi perhatian utama sebuah perusahaan.

Pasalnya, perusahaan akan melihat sejauh mana pengalaman si pelamar dalam dunia kerja.

Semakin banyak pengalaman dicantumkan, impresi yang didapat akan positif.

Serupa dengan riwayat pendidikan, jangan lupa untuk mencantumkan tahun yang menerangkan waktu awal dan akhir bekerja.

Lebih baik lagi, ditambah keterangan waktu bulan.

4. Keterangan Lain-Lain

Umumnya, keterangan lain ini adalah informasi yang tak dapat dimuat pada ketiga unsur sebelumnya.

Misalnya, pendidikan non formal, seminar, organisasi yang pernah diikuti, sampai kemampuan yang dikuasai.

Namun, usahakan unsur ini diisi oleh keterangan relevan sesuai bidang pekerjaan yang hendak dilamar.

5. Keterangan Tempat, Waktu Surat, dan Tanda Tangan

Terakhir, isi daftar riwayat hidup dengan keterangan tempat dan waktu ketika surat ditulis.

Serta tanda tangan si pelamar.

Hal ini menujukkan bukti bahwa kamu secara sah sudah menulis daftar riwayat hidup ini secara jujur dan tanpa ada paksaan.

6. Hal yang Perlu Diperhatikan!

Berbeda dengan riwayat hidup digital…

Contoh daftar riwayat hidup dengan bentuk tulisan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Di antarannya:

  • Pertama, pastikan kertas bersih tanpa ada coretan, kotor, dan robek;
  • Kedua, tulis dengan tangan sendiri;
  • Ketiga, ditulis secara jujur;
  • Keempat, menggunakan kalimat yang padat tapi terperinci; serta terakhir,
  • Kelima, tulis secara hati-hati dan tak usah terburu-buru, agar tulisan tangannya rapi.

Contoh Daftar Riwayat Hidup

Di pasaran, banyak dijual formulir daftar riwayat hidup.

Kamu tinggal mengisi data diri pada kolom-kolom yang tersedia.

Berikut contoh formulir tersebut:

contoh daftar riwayat hidup

Namun, jika hendak akan menulis riwayat hidup tanpa bantuan formulir…

Ini contohnya:

contoh daftar riwayat hidup

Apa itu Daftar Riwayat Hidup?

Daftar Riwayat hidup atau CV adalah dokumen pemasaran pribadi yang digunakan untuk ‘menjual diri’ kamu kepada calon pemberi kerja. Daftar riwayat hidup harus memberi tahu mereka tentang kamu, sejarah profesional kamu dan keterampilan, kemampuan, dan pencapaian kamu. Pada akhirnya, CV harus menyoroti mengapa kamu adalah orang terbaik untuk pekerjaan itu.

Daftar riwayat hidup diperlukan saat melamar pekerjaan. Selain CV kamu, pemberi kerja mungkin juga memerlukan surat lamaran dan formulir aplikasi yang sudah diisi.

Berikut adalah bagian yang harus kamu sertakan dalam daftar riwayat hidup:

1. Nama, Jabatan Profesional, dan Detail Kontak

Bagian pertama dari CV kamu, yang ditempatkan di bagian atas halaman, harus berisi nama, jabatan profesional, dan detail kontak. Dalam situasi apa pun kamu tidak boleh memberi judul daftar riwayat hidup dengan ‘curriculum vitae’ atau ‘CV’ karena itu membuang-buang ruang yang berharga. Tulis nama kamu sebagai judul sebagai gantinya.

Dalam hal detail kontak, menulis alamat email dan nomor telepon kamu sangat penting. Dahulu adalah kebiasaan untuk memasukkan alamat lengkap di CV kamu. Kini, kamu hanya perlu membuat daftar kota dan kabupaten kamu.

Baca Juga  Rekomendasi berusaha Menjual Dengan Modal 10jt

Berikut adalah contoh tampilan nama, jabatan profesional, dan detail kontak untuk daftar riwayat hidup:

Nama Lengkap | Jabatan profesional
Lokasi: Kota, Kabupaten
Telepon: 01234 567890
Email:[email protected]

2. Profil Pribadi

Profil pribadi, juga dikenal sebagai pernyataan pribadi, tujuan karir dan profil profesional, adalah salah satu aspek terpenting dari CV. Ini adalah paragraf pendek yang berada tepat di bawah nama dan detail kontak kamu yang memberi calon pemberi kerja gambaran umum tentang siapa dan tentang diri kamu.

Kamu harus menyesuaikan profilmu untuk setiap pekerjaan yang kamu lamar, menyoroti kualitas tertentu yang cocok dengan kamu untuk peran tersebut. Usahakan untuk membuat pernyataan pribadi kamu dengan singkat dan manis, dan tidak lebih dari beberapa kalimat. Untuk memanfaatkan bagian ini sebaik-baiknya, kamu harus mencoba mengatasi hal-hal berikut:

Kamu siapa?
Apa yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan?
Apakah tujuan karir kamu?

3. Pengalaman dan Riwayat Pekerjaan

Bagian riwayat pekerjaan memberikan kamu kesempatan untuk menguraikan pekerjaan, magang, dan pengalaman kerja sebelumnya. Buat daftar pengalaman kamu dalam urutan kronologis terbalik karena peran terakhirmu adalah yang paling relevan dengan pemberi kerja.

Saat mendaftar setiap posisi pekerjaan, sebutkan jabatan pekerjaan kamu, tanggal kamu bekerja dan baris yang merangkum peran tersebut. Kemudian tunjukkan tanggung jawab utama kamu, keterampilan dan pencapaian.

Jika kamu memiliki pengalaman bertahun-tahun, kamu dapat mengurangi detail peran lama atau tidak relevan. Jika kamu memiliki posisi lebih dari 10 tahun yang lalu, kamu dapat menghapusnya dari daftar riwayat hidup.

4. Pendidikan dan Kualifikasi

Seperti bagian pengalaman, pendidikan kamu harus dicantumkan dalam urutan kronologis terbalik. Cantumkan nama institusi dan tanggal kamu berada di sana, diikuti dengan kualifikasi dan nilai yang kamu capai. Jika baru saja lulus, kamu dapat menulis gelar.

Ada berbagai bagian tambahan yang dapat memperkuat CV dan menonjolkan keahlian kamu. Berikut adalah beberapa yang dapat kamu sertakan di daftar riwayat hidup:

5. Keterampilan Utama

Jika kamu menulis CV fungsional, atau memiliki beberapa kemampuan yang ingin kamu pamerkan kepada atasan, masukkan bagian keterampilan utama di bawah profil pribadi. Kamu harus merinci paling banyak empat hingga lima kemampuan.

6. Hobi dan Minat

Jika merasa CV kurang, kamu dapat meningkatkan dokumenmu dengan memasukkan bagian hobi dan minat di bagian akhir. Ini dapat membantu menunjukkan seberapa cocok kamu dengan perusahaan atau industri. Misalnya, jika kamu melamar pekerjaan lingkungan, mengapa tidak menyertakan bahwa kamu memiliki minat besar dalam aktivisme perubahan iklim?

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Cara mengisi daftar ricara mengisi daftar riwayat hidup

Check Also

Pengertian Dan Tips Daftar Riwayat Hidup Agar Di Lirik HRD

Pengertian Dan Tips Daftar Riwayat Hidup Agar Di Lirik HRD

ayolike.com – Sebelum melamar pekerjaan ke sebuah perusahaan, Anda perlu tahu apa pengertian daftar riwayat …